Indosat dan Bakrie Telekom Operator Terbaik Versi BRTI
0, 11th November 2008

Selasa, 11 November 2008 | 00:18 WIB

JAKARTA, SENIN - Indosat dan Bakrie Telecom (Btel) meraih penghargaan dari BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) sebagai operator yang memberikan kualitas layanan terbaik kepada konsumen dan memenuhi aturan regulasi (Best Achievement Award). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh pada acara malam Penghargaan Telekomunikasi 2008 di Jakarta, Senin (10/10)) malam.

Menkominfo menyerahkan penghargaan Best Achievement Award untuk kategori penyelenggara telepon tetap (fixed line dan FWA/ Fix Wireless Acces) kepada Btel yang diterima oleh Direktur Layanan Perusahaan Btel, Rakhmat Junaidi. Sedangkan Indosat mendapat penghargaan sebagai Best Achievement Award untuk kategori penyelenggara telepon seluler yang diterima oleh Direktur Utama PT Indosat, Johnny Swandi Sjam.

Sebagai runner-up kategori penyelenggara telepon tetap diraih PT Telkom yang diterima oleh Direktur Jaringan dan Solusi Telkom, Ermady Dahlan dari Menkominfo. Untuk runner-up kategori penyelenggara telepon seluler diraih oleh PT Excelcomindo Pratama di mana penghargaan tersebut diterima langsung oleh Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan Lifetime Achievement Award bagi mereka yang selama hidupnya berdedikasi terhadap pengembangan telekomunikasi di Indonesia yang diterima oleh Arnold P. Djiwatampu. Arnold merupakan Dirjen Postel periode 1988 - 1991, pernah menjabat di ITU (International Telecommunication Union) dan pernah menjadi Komisaris PT Indosat.

BRTI juga memberikan penghargaan khusus kepada tiga orang yang telah ikut serta mengembangkan telekomunikasi Indonesia yaitu kepada Djamhari Sirat (Ketua BRTI periode 2004 - 2005), Soetjipto (Anggota BRTI periode 2004 - 2005) dan Suryadi Aziz (Anggota BRTI periode 2004 - 2005).

Menkominfo Muhammad Nuh dalam sambutannya mengharapkan, penghargaan ini dapat meningkatkan kinerja dari operator telekomunikasi. "Untuk meningkatkan kinerja operator ada dua cara yang bisa ditempuh yaitu dengan memberi hukuman atau memberi penghargaan, tapi cara yang menyenangkan tentu dengan diberi penghargaan," katanya.

Sedangkan Dirjen Postel Depkominfo yang juga Ketua BRTI, Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, penghargaan dari BRTI yang baru pertama kali ini, pada masa mendatang akan dilakukan tiap tahun.

Sementara itu, anggota BRTI yang juga ketua panitia penyelenggara BRTI Awards, Heru Sutadi mengatakan pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atau regulator terhadap pemangku kepentingan industri telekomunikasi yang mematuhi komitmen pembangunan yang tertuang dalam lisensi modern, memberikan kualitas layanan terbaik bagi konsumen dan memasyarakatkan serta memberdayakan masyarakat akan informasi dan layanan telekomunikasi.

Untuk metodologi penghargaan, BRTI meminta bantuan lembaga riset Frontier untuk meakukan metode dan proses penghitungan, dimana untuk Best Achievement dilakukan dengan mempertimbangkan sisi konsumen dan kepatuhan terhadap kinerja operasi. Dari sisi konsumen diperhitungkan dari indeks kepuasan konsumen dan kepopuleran merk berbobot 45 persen, dan dari sisi kepatuhan terhadap kinerja operasi dipertimbangkan dari sisi kinerja jaringan dan kinerja area layanan dengan bobot 45 persen. Frontier mengambil sampel terhadap 4500 orang dari enam kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan dan Makassar.


WAH
Sumber : Antara